Selasa, 15 Februari 2011

Kanker Nasofaring


 Udah pernah dengar tentang kanker nasofaring??????
 Kalo belum kalian musti baca ini, oke ......

Nasofaring adalah daerah tersembunyi yang terletak di belakang hidung berbentuk kubus. Bagian depan nasofaring berbatasan dengan rongga hidung, bagian atas berbatasan dengan dasar tengkorak, serta bagian bawah merupakan langit-langit dan rongga mulut.
Kanker nasofaring adalah kanker yang berasal dari sel epitel nasofaring di rongga belakang hidung dan belakang langit-langit rongga mulut. Kanker nasofaring terdapat di rongga belakang hidung, di belakang langit-langit rongga mulut, dan sangat mudah menyebar ke mata, telinga, kelenjar leher, dan otak. Karena, letaknya dekat dengan hidung, telinga, dan lubang di dasar tengkorank tempat keluarnya saraf yang mengatur gerak bola mata, kelopak mata, lidah, sebagai fungsi menelan. Kanker ini merupakan tumor ganas daerah kepala dan leher yang terbanyak ditemukan di Indonesia. Hampir 60% tumor ganas kepala dan leher merupakan kanker nasofaring.
Lima dari 100.000 penduduk Indonesia adalah pengidap kanker nasofaring. Kanker nasofaring masuk dalam kelompok lima besar tumor ganas yang sering dijumpai di Indonesia, bersama-sama dengan kanker payudara, leher rahim, paru dan kulit. Kanker ini ditemukan dua kali lebih banyak pada pria dibandingkan wanita. Di Indonesia perbandingan jumlah penderita etnis tionghoa 3 kali lebih sering dibandingkan etnis melayu. Usia penderita, sebagian besar (60%) berkisar antara 25 sampai 60 tahun.
Penyebab dari kanker ini antara lain :
  • Infeksi dari virus Epstein Barr
  • Makanan yang diawetkan
  • Faktor sosial ekonomi, lingkungan dan kebiasaan hidup
  • Radang kronis di nasofaring
  • Keturunan
Adapun gejala-gejala kanker nasofaring yaitu :
  • Pada telinga berupa suara berdengung dan terasa penuh pada satu sisi tanpa disertai rasa sakit  sampai dengan pendengaran berkurang.
  • Pada hidung berupa mimisan sedikit dan berulang, ingus bercampur darah, hidung tersumbat terus-menerus, dan pilek di satu sisi.
    Pilek kronis
  • Rasa penuh di telinga, seperti ada cairan
  • Telinga berdengung
  • Bengkak di leher
Pengobatan kanker nasofaring antara lain :
  • Pembedahan
  • Radioterapi
  • Brakhiterapi
  • Kemoterapi
Upaya pencegahan kanker nasofaring adalah :
  • Ciptakan lingkungan hidup dan kerja yang sehat
  • Kurangi makanan yang diawetkan atau menggunakan zat pengawet.
  • Hindari polusi udara, seperti zat-zat dari gas kimia, asap industri, dan sebagainya.
  • Ubahlah gaya hidup Anda dengan gaya hidup sehat, berpikir positif, cukup istirahat, berolahraga secara teratur.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar